Wednesday, June 1, 2016

Mega: Ahok kurang ajar ~ Berita Bebas

Ini kata mega tentang ahok yang kurang ajar

ahok ketika diwawancara, ahok dikediamannya, tentang ahok, teman ahok, Berita Bebas, Cerita Bebas, Berita Terbaru, Berita TerUpdate, Dunia Politik Jakarta, Gubernur Ahok, berita kesehatan, ulasan berita, berita online, dunia online, selancar online, KataMutiara, musikmp4, CrewZ, download
Ahok ketika diwawancara - Berita Bebas
BeritaBebasX - Awal th 2016, suhu perpolitikan di Jakarta sejak mulai memanas walau gelaran Pilgub DKI tetap setahun lagi. Juga Sebagai calon petahana, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, termasuk juga yg mempersiapkan kemenangannya sejak jauh hri.

Ketika sebanyak lawan politik mulai sejak bermunculan, tidak sedikit yg bertanya-tanya siapa calon wakil gubernur yg dapat mendampinginya. Ahok, sapaan Basuki, pilih nama Djarot Saiful Hidayat, wakil gubernur yg sekarang mendampinginya. Ahok merasa telah sesuai bekerja bersama mantan wali kota Blitar itu.

Utk memuluskan keinginannya itu, Ahok mula-mula kali mengatakan nama Djarot terhadap Teman Ahok, relawan yg menopang menyatukan KTP penduduk DKI sbg dukungan.

"Saya panggil kalian bukan sebab telah dekat 1 juta (KTP), namun sebab kalian telah ingin nyalonin (wagub). Aku pula perdana kali namanya ketemu Singgih & Amalia. Aku bertanya sama beliau, beliau bilang gini, 'oh enggak pak. wakil mah terserah bapak' jikalau gitu saya telah serasi sama Djarot. Aku Djarot ya, 'Oh gak apa-apa pak! Kita enggak apa-apa pak.' Oke dong," narasi Ahok pada fasilitas online yang beredar di ruangan kerjanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/5).

Ahok pernah slow karena mampu berpasangan kembali bersama Djarot. Tetapi, Teman Ahok kembali tanya apakah PDIP telah tentu memberi dukungan Ahok di Pilgub DKI. Walaupun, kata Ahok, para relawan telah tahu dengan cara apa kedekatan mantan bupati Belitung Timur itu bersama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Dalam hitung-hitungannya serta, kesempatan menang lebih gede jikalau diusung PDIP yg mempunyai 28 kursi di DPRD DKI Jakarta maka tidak dipakai koalisi.

"Terus jumpa berikutnya, aku bertanya jikalau aku sama PDIP dengan cara apa? Aku udah lama loh sama PDIP lalu? Aku sama Bu Mega baik banget tentu Bu Mega kasih, aku bersama PDIP enggak perlu koalisi nih. Namun mereka bilang 'bukan demikian pak, kami kan khawatir jikalau partai enggak ingin calonkan Bpk dengan cara apa? Sebab independen calonkan dulu'," ujarnya menirukan kekhawatiran Teman Ahok.

Dulu Ahok menantang Teman Ahok buat menyatukan satu juta KTP sebelum memastikan taktik seterusnya kalau mesti berkata bersama Megawati.

"Kalian seandainya enggak bakal sejuta, gue ikut partai ya. Kan gue dah miliki partai ngapain gue ingin nunggu lu orang. Hasilnya oke. Konsisten kita kejar," lanjut suami Veronica Tan ini.

Selang sekian banyak disaat sesudah jumpa itu, calon gubernur DKI yg serta pakar hukum tata negeri Yusril Ihza Mahendra pernah menciptakan pendapat yg pernah menciptakan Teman Ahok ciut. Yusril menyatakan lembaran dukungan maju independen yg disebar oleh para relawan cuma berisikan nama Ahok, padahal diharuskan ada wakilnya sbg wujud persetujuan.

"Tiba-tiba ke luar statement jika diisi (nama cawagub) itu pelanggaran pidana. Lantaran yg dikumpulin kan cuman nama aku. Ketakutan lagi anak-anak ini, 'Waduh pak gak sanggup ini, kita pun takut dituntut pak. Gara-gara Yusril ngomong' Padahal sebenarnya enggak, cuman mereka takut."

Ahok seolah 'dipaksa' memberikan nama cawagub dalam tempo seminggu. Lantaran barisan pendukungnya membutuhkan kala dua hingga tiga bln buat memenuhi tuntutan Ahok menyatukan ulang KTP jumlahnya 1 juta.

Sesudah berpikir sejenak, Ahok tetap menginginkan dapat memasukkan nama Djarot dalam lembar dukungan tersebut. Yang Merupakan bisnis terakhir, dirinya bertolak ke Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat buat meminta restu & opini Ketua Umum PDIP Megawati.

Pada alat online Ahok membeberkan mengisi pertemuannya dgn Mega.

"Bu, ini anak-anak ini tak antipartai. Anak-anak ini niatnya baik, namun mereka serta orang politik. Waktu Ini mereka setuju, aku sama Djarot. Cuman mereka ragu, Ibu kasih enggak! Lantaran Djarot serta enggak berani ikut apabila Ibu gak kasih," kata Ahok mengulang perbincangan waktu itu dgn Mega.

"Mana dapat bermain paksa gitu, kan ada prosedurnya di partai," kata Ahok menirukan jawaban Megawati.

Ahok pernah mengusulkan PDIP cepat laksanakan rapat terkait persiapan Pilkada. Lantaran Teman Ahok menunggu siapapun nama Cawagub utk masuk dalam lembaran dukungan sampai 1 Maret 2016.

"Kurang ajar emang nih Ahok, didesek gue. Mana mampu, tetap jauh," kata Ahok menirukan jawaban Megawati.

Nama cawagub belum serta diputuskan PDIP sampai tanggal yg ditentukan. Ahok kembali didesak Teman Ahok utk memutuskan nama cawagub yg dapat disertakan di lembar dukungan yg dapat disebar.

"Ya telah Heru saja jika gitu. Telephone Pak Heru. 'Pak Heru dimana? Datang ke hunian supaya yg yang lain kenal' datanglah ke hunian. Cepat mereka putuskan, Pak Heru berani. Tanggal 7 mereka masukkan nama Heru," ungkapnya.

Selanjutnya, Ahok & Megawati kembali berjumpa waktu Konfrensi Tingkat Tinggi Organisasi Hubungan Kerja Islam di JCC Senayan kepada 7 Maret 2016. Dikala momen berdua, suami dari Veronica Tan ini memberitahukan bahwa relawannya yg rata-rata anak bujang ini tak sanggup dibendung.

"Bu kelihatannya anak-anak ini enggak sanggup ditahan, mereka bakal masih majukan aku & Heru. Aku hanya bilang bila hingga batas waktunya enggak dapat aku mohon maaf loh aku sanggup ikut PDIP loh ini, aku mohon maaf," kata Ahok mengulang perkataannya.

"Ya udah kelak sore ke hunian saja, kita makan," ujarnya menirukan Megawati.

Buat ke-2 kalinya Ahok kembali berjumpa Mega. Mantan Bupati Belitung Timur ini kembali menceritakan, Megawati sebenarnya tiada masalah apabila dia berdampingan dgn Heru. Cuma saja, ibunda Puan Maharani ini menyayangkan jikalau mereka mesti berseberangan dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 akan datang.

"Buat apa kita pisah jalan. Semestinya kita satu," papar Ahok menirukan Megawati.

"Bu, ini kita enggak barangkali gabung. Partai PDIP enggak bisa saja memberi dukungan calon independen. Aku bilang, aku pula enggak bisa saja dong ninggalin anak-anak ini. Telah nyaris sejuta. Itu yg aku pikirin. Kelak aku pun dapat ngomong sama anak-anak ini macam mana? Itulah yg berlangsung sebetulnya jalinan kita bersama PDIP," pungkas Ahok. sekian berita tentang Mega: Ahok kurang ajar

0 comments:

http://musikmp4.com/songs/musik-arash-im-lonely-broken-angel http://musikmp4.com/songs/musik-bruno-mars-feat-travie-mccoy-billionaire http://musikmp4.com/songs/musik-bruno-mars-lazy-song http://musikmp4.com/songs/musik-black-eyed-peace-meet-me-halfway http://musikmp4.com/songs/musik-celine-dione-because-you-loved-me http://musikmp4.com/songs/musik-queen-champions