Saturday, May 25, 2019

Polisi Tangguhkan Penahanan Anggota FPI, Sugito Atmo : Mereka Hanya Ikut-ikutan.

Polisi Tangguhkan Penahanan Anggota FPI, Kasus Masih Tetap Dalam Proses


Ketua Lembaga Bantuan hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro pada hari ini menjemput tersangka Ali Bin Muhammad Alay Idrus di Polda Metro Jaya. Idrus sebelumnya diamankan polisi ketika rusuh aksi 22 Mei yang berlangsung di daerah Gambir, jakarta Pusat. Polisi Tangguhkan Penahanan Anggota FPI tersebut.

"Kami datang ke sini untuk menjemput beberapa orang yang hanya ikut-ikutan dan tidak terlibat langsung," ucap Sugito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada hari Sabtu (25/5/2019).

Sugito mengatakan bahwa, dari pihaknya menjemput beberapa orang anggota FPI yang diduga ikut serta dalam aksi kerusuhan 22 Mei. Idrus yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dari ujaran kebencian terkait aksi 22 Mei telah dikabulkan Tangguhkan penahanan anggota FPI tersebut.

Diminta konfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono membenarkan penyidik untuk mengabulkan penangguhan penahanan terhadap tersangka Idrus.

SIMAK JUGA Berita Bebas Lainnya
Stress Pernah Bikin Hotman Paris Sampe Coba Minum Baygon, Ini Ngakunya
Fakta Menarik Callind, Aplikasi Anak Bangsa Saingan WhatsApp
Dari Instagram Ivan Gunawan Jatuh Hati dengan Cewek Thailand ini
Anggota FPI tersebut ditahan ketika aksi kerusuhan 22 Mei di Gambir. Idrus diduga menyebarkan Ujaran Kebencian.

"Ya benar, polisi mengabulkan permintaan penangguhan penahanan 1 anggota FPI, tersangka Ali bin Muhammad Alay Idrus yang terjerat UU ITE, namun kasusnya tetap berlanjut," ucap Argo.

Idrus sendiri diamankan oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada hari Rabu (22/5/2019) di Gambir, Jakarta Pusat. Idrus diduga turut berperan dalam kerusuhan tersebut sehingga ditahan oleh pihak kepolisian.

Ketika digeledah, didapati sebuah pesan yang diduga mengandung unsur ujaran kebencian dalam salah satu grup aplikasi chatting dalam ponsel milik pribadi Idrus.

"Di dalam handphone terdapat aplikasi WhatsApp yang didalamnya terdapat grup WhatsApp. Dalam grup tersebut terdapat ajakan tersangka yang salah satunya tertulis 'ANA BELUM YAKIN MENANG INI KAYANYA DICIPTAKAN AMA ATAS MEMANG MASIH ADA YG KHOYIR TAPI GAK. MUNGKIN POLISINYA GA TAU'," jelas Argo.

Atas dasar ujaran tersebut pihak kepolisian menetapkan Idrus sebagai tersangka dengan Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 14 Ayat (1) dan ayat (2) dan atau Pasal 15 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun  1946 tentang peraturan hukum pidana dan atau Pasal 28 ayat (2) junto Pasal 45 A Ayat (2) Undang undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Walau Polisi Tangguhkan Penahanan Anggota FPI tersebut, Pihak Kepolisian masih terus melanjutkan kasusnya.

 Sumber : BeritaBebasX | Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

0 comments:

http://musikmp4.com/songs/musik-arash-im-lonely-broken-angel http://musikmp4.com/songs/musik-bruno-mars-feat-travie-mccoy-billionaire http://musikmp4.com/songs/musik-bruno-mars-lazy-song http://musikmp4.com/songs/musik-black-eyed-peace-meet-me-halfway http://musikmp4.com/songs/musik-celine-dione-because-you-loved-me http://musikmp4.com/songs/musik-queen-champions