Monday, October 14, 2019

SpongeBob Rasis dan Penuh Dengan Kekerasan di HUT Ke-20




BeritaBebasX.com - Seorang Profesor Asal University Of Washington mengatakan bahwa Spogebob rasis dan penuh dengan kekerasan.

Acara kartun yang banyak digemari itu merayakan hari ulang tahun yang ke 20 tahun, dalam perayaan itu mendapat kritik dalam laporan oleh Profesor Holly M Barker dari University of Washington.

Berdasarkan dari Fox News, 13 Oktober 2019, klaim rasisme dan kekerasan itu ditulis dalam sebuah jurnal akademik yang belakangan ini diterbitkan oleh Profesor Holly M. Barker dengan judul "Unsettling SpongeBob and the Legacies of Violence on Bikini Bottom."

"SpongeBob Squarepants dan temanya memainkan peran dalam menormalkan pengambilan kolonial pemukim tanah adat sambil menghapus leluhur orang bikinian dari tanah air non-fiksi mereka," tulis artikel tersebut.

Barker menyebutkan bahwa kolonisasi SpongeBob atas Bini Bottom sebagai tindakan kekerasan dan rasis, juga mengklaim bahwa kartun tersebut bersalah atas "cuci tangan aktivitas militer Amerika yang keras" terhadap penduduk asli pasifik.

Kepercayaan Barker berasal dari sebuah gagasan yang menunjukkan bahwa hal tersebut terinspirasi dari Bikini Atoll yang sebenarnya ada di Kepulauan Marshall. Selama Perang Dingin, penduduk asli daerah itu dipindahkan dan militer Amerika gunakan tempat itu sebagai tempat pengujian nuklir.
SIMAK JUGA Berita Bebas Lainnya
Iklan Pembangunan Di Bioskop Jokowi Turut Jadi Ganjaran BPN!!
Tuntutan Habib Bahar Bin Smith 6 Tahun, Bahar : Saya Bertanggung Jawab!
Senjata Makan Tuan, IMB Pulau Reklamasi Di Bongkar Anak Buah Anies, Berikut Reaksi Anies.
Daerah itu tetap tidak dapat dihuni sampai sekarang. Sejarah itulah yang memunculkan teori penggemar bahwa Bikini Bottom dihuni oleh makhluk yang bermutasi pada pengujian nuklir.

Barker katakan sebagai "Karakter Amerika" yang diizinkan untuk menghuni daerah yang penduduk asli tidak punya pilihan selain pergi, SpongeBob menunjukkan hak istimewanya untuk "tidak perduli dengan ledakan bom nuklir."

Barker pun menunjukkan perampasan budaya pasifik, dengan kemeja bergaya Hawaii, rumah-rumah dalam bentuk nanas, kepala tikis dan patung kepala Easter Island, dan suara-suara gitar yang mengabadikan stereotip wilayah tersebut.

Bahkan lagu tema SpongeBob, menurut Barker bermasalah,  karena mencela area itu sebagai lagu yang penuh dengan "omong kosong kelautan."

Barker memahami bahwa para penulis kemungkinan tidak memiliki pikiran kolonialisasi ketika membuat tayangan itu, tetapi dia kesal dengan kurangnya pengakuan bahwa adanya kesamaan "Bikini Bottom dan Bikini Atoll."

Masalah lain menurut Barker, adanya ketidakseimbangan yang dirasakan antara karakter pria dan perempuan, dan nama "Bob"yang mewakili orang biasa daripada karakter yang sesuai secara budaya.

Dalam artikel itu, Barker juga mengklaim bahwa karena tema-tema itu, anak-anak menjadi terakulturasi dengan ideologi yang memasukkan karakter SpongeBob dengan warga AS yang tinggal di tanah air orang lain.

Jurnal dimana artikel itu diterbitkan disebut "The Contemporary Pacific: A Journal of Island Affairs," dan dirancang guna menerbitkan karya-karya tentang "topik sosial, ekonomi, ekologi, politik dan budaya."

Perwakilan untuk Nickelodeon tak segera memberi tanggapan permintaan komentar dari Fox News. Usaha Fox News untuk menghubungi Tom kenny, yang mengisi suara SpongeBob Squarepants, tidak berhasil.

Pernyataan artikel SpongeBob rasis dan penuh dengan kekerasan masih belum mendapatkan tanggapan dari pihak Nickelodeon.

Sumber : BeritaBebasX | Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

0 comments:

http://musikmp4.com/songs/musik-arash-im-lonely-broken-angel http://musikmp4.com/songs/musik-bruno-mars-feat-travie-mccoy-billionaire http://musikmp4.com/songs/musik-bruno-mars-lazy-song http://musikmp4.com/songs/musik-black-eyed-peace-meet-me-halfway http://musikmp4.com/songs/musik-celine-dione-because-you-loved-me http://musikmp4.com/songs/musik-queen-champions